Selasa, 03 Februari 2015

SKEMA ALUR PADAMU NEGERI SEMESTER 2 TP.2014/2015

post signature


Kepada PTK se-Indonesia yth.
Sebagai persiapan, kami sampaikan informasi awal perihal rencana skema alur Padamu Negeri (terlampir) untuk periode semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015 yang dijadwalkan mulai 1 Februari 2015 s/d 30 Juni 2015. Hal yang baru di Padamu Negeri mulai tahun ini, antara lain :
  1. Proses VerVal NRG bagi Guru yang telah memiliki Sertifikasi Guru.
  2. Unggah berkas pindai (scan) Dokumen Piagam Sertifikasi Guru
  3. Pengisian Jadwal Mengajar Guru baik basis mapel KTSP atau K13
  4. Ajuan Keaktifan Kolektif PTK oleh Kepala Sekolah
Berkenaan dengan hal tersebut kami himbau untuk mempersiapkan dokumen-dokumen terkait, seperti:
  1. Jadwal Mingguan setiap Kelas pada Semester 2 TP. 2014/2015
  2. Piagam Sertifikasi Guru (Asli dan Copy) bagi yang telah bersertifikasi.
Catatan :
  • Untuk prosedur PKG periode semester 2 masih sama dengan yang semester 1 lalu dengan syarat PTK (Guru) dapat di PKG oleh Kepala Sekolah apabila telah dinyatakan aktif (Cetak Kartu Digital Semester 2) sesuai alur.
  • Surat Edaran resmi dari BPSDMPK PMP Kemdikbud sedang disiapkan dan segera didistribusikan ke sekolah-sekolah melalui LPMP dan Dinas Pendidikan serta Pendma/Mapenda Kab/Kota.
padamu_alur_kepsek_dinas_2015 padamu_alur_verval_2015
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan saat ini. Semoga banyak memberi manfaat.
Salam Padamu Negeri Indonesiaku,
Admin Pusat
BPSMDPK PMP Kemdikbud

Rabu, 14 Mei 2014

Kelulusan Siswa SD Ditentukan Sekolah

post signature


JAKARTA– Langkah Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang memutuskan penghapusan ujian nasional sekolah dasar (UN SD) dinilai tepat. Kelulusan akan diserahkan ke guru sekolah masing-masing.

Anggota Komisi X DPR Herlini Amran mengatakan, evaluasi pada jenjang SD seharusnya memang hanya kenaikan kelas. Karena itu, keputusan BSNP tersebut sudah tepat untuk meniadakan UN. “Tidak ada korelasinya antara UN dan peningkatan mutu pendidikan,” katanya di Jakarta kemarin. Menurut dia, penghapusan UN SD sudah sejalan dengan program Wajib Belajar (Wajar) 9 Tahun.

Tiap siswa harus menempuh pendidikan minimal tingkat SMP. Dia menambahkan, penentuan kelulusan SD yang akan diserahkan ke sekolah masingmasing akan berdampak pada penghematan anggaran negara. “UN SD kemarin kan dibiayai anggaran negara,” ujarnya. Anggota Fraksi PKS itu meminta BSNP mengkaji pola evaluasi siswa setelah penghapusan UN SD sehingga perlu ada pemetaan pendidikan agar tidak ada peraturan yang bentrok dengan UU Sisdiknas.

“Dari dulu memang kami menyuarakan UN SD dihapus karena tidak sesuai Wajar 9 Tahun. Lalu mengapa baru tahun ini diputuskan,” ucapnya. Anggota Aliansi Revolusi Pendidikan Retno Listyarti mengatakan, penentuan kelulusan siswa SD oleh guru masingmasing sudah sejalan dengan UU Sisdiknas. Pasal 58 undangundang tersebut menyatakan, hak mendidik, mengevaluasi, dan menilai siswa merupakan hak pendidik dan satuan pendidikan. “Ini artinya hak prerogatif menilai siswa ada di tangan guru dan sekolah. Pemerintah tidak boleh campur tangan lagi,” ujarnya.

Pemerintah, tambah dia, harus mempercayakan sepenuhnya terkait pendidikan kepada sekolah dan guru. Dengan begitu, Kemendikbud fokus pada penyiapan sarana dan prasarana sekolah yang memadai. Guru di SMA 13 Jakarta ini menambahkan, jika memang pemerintah belum percaya dengan kredibilitas guru, seharusnya guru dilatih dan dibangun kapasitasnya agar lebih berkualitas.

Jika tidak ada pelatihan sebelumnya, pemerintah secara paksa mengambil hak pendidik untuk melakukan penilaian. Sebelumnya diberitakan, UN SD tahun depan akan dihapus berdasarkanamanat PP32/2013. Namun, pemerintah tetap menunjuk BSNP menentukan kriteria kelulusan yang disahkan dengan peraturan menteri. Wamendikbud Musliar Kasim mengungkapkan, dengan PP 32, tidak ada lagi siswa SD yang tidak lulus.

Siswa secara otomatis akan berlanjut ke SMP tanpa ada ujian nasional. Menurut dia, evaluasi yang akan dilakukan itu hanya pada sejauh mana kompetensi siswa atas mata pelajaran. Penilaiannya juga tidak diukur dengan angka atau kognitif, tapi lebih ke sikap atau afektif. Mengenai implementasi penghapusan UN SD, dia berbeda dengan pandangan BSNP. Jika lembaga itu mengusulkan berlaku pada tahun depan, sementara wamendikbud lebih sepakat pada 2016 seiring penerapan total kurikulum baru.

“Kurikulum baru kan berlangsung 2013. Karena yang menerapkan kurikulum baru di SD baru di kelas I dan IV. Lalu pada 2015 siswa kelas IV baru naik ke kelas VI. Maka pada 2016 lah penghapusan UN SD baru akan diterapkan,” ungkapnya. Dia setuju jika kriteria kelulusan diserahkan ke masingmasing daerah. Menurut dia, bisa saja pemerintah provinsi yang menentukan. Namun, kabupaten/ kota juga berhak karena kebanyakan sekolah SD ada di kabupaten/kota.

Sementara itu, anggota BSNP Teuku Zakaria menjelaskan, kewenangan pembuatan soal dapat dialihkan ke sekolah dengan koordinasi pemerintah daerah. Hal itu sejalan dengan pendidikan yang sudah diotonomikan. Namun, sekolah bisa saja meminta soal dari pemerintah pusat jika sekolah itu tidak mampu membuat soal. Menurut dia, Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud dapat mengembangkan bank soal UN SD sehingga daerah bisa memanfaatkan bank soal ujian tersebut.

Zakaria menambahkan, memang keberadaan PP 32 ini dibuat untuk menyambut kurikulum baru. Namun, sesuai mandat PP 32, UN SD ditiadakan tahun depan. neneng zubaidah

sumber:  http://koran-sindo.com/node/315165

Sabtu, 10 Mei 2014

PGSD UPI mengadakan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) di SDN Tunas karya





Sumber:
http://pgsdbumisiliwangi.wordpress.com/2014/04/13/pengabdian-pada-masyarakat-part-ii/



by ; Taufik Mulyana, S.Pd, M.Pd
post signature

Kamis, 10 April 2014

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan    :  SDN TUNAS KARYA
Kelas / Semester        :  4 /1
Tema                       :  Peduli Terhadap Makhluk Hidup (Tema 3)
Sub Tema                :  Ayo Cintai Lingkungan (Sub Tema 3)
Pembelajaran ke      :  2
Alokasi waktu          :  1 Hari

A.    KOMPETENSI INTI
1.      Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2.      Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
3.      Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.
4.      Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B.     KOMPETENSI DASAR
Matematika
3.13     Memahami pecahan senilai dan operasi hitung pecahan menggunakan benda konkret/gambar
4.13     Menguraikan sebuah pecahan menjadi hasil penjumlahan atau pengurangan dua buah pecahan lainnya dengan berbagai kemungkinan jawaban

IPS
3.5       Memahami manusia dalam dinamika interaksi dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi
4.5       Menceritakan manusia dalam dinamika interaksi dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi

SBdP
3.2       Mengenal gambar alam benda, dan kolase
4.2       Membuat karya seni kolase dengan berbagai bahan
4.7       Menyanyikan solmisasi lagu wajib dan lagu daerah yang harus dikenal

C.    INDIKATOR
Matematika
Memecahkan masalah operasi hitung pecahan

IPS
Memberi contoh interaksi manusia dan alam

SBdP
Membuat kolase dengan teknik yang benar

D.    TUJUAN
Setelah membaca instruksi, siswa mampu memecahkan masalah operasi hitung pecahan dengan benar.
Menggunakan bahan dari alam dan barang bekas, siswa mampu membuat kolase dengan teknik yang benar.
Dengan diskusi, siswa mampu menyebutkan contoh interaksi manusia dengan alam sebanyak-banyaknya.

E.     MATERI
Sampah yang dapat dimanfaatkan, desain untuk kolase menggunakan kombinasi antara bahan alam dan bahan bekas, perkiraan kombinasi pecahan yang berbeda, contoh sikap peduli lingkungan dan contoh sikap tidak peduli lingkungan.

F.     PENDEKATAN & METODE

      Pendekatan           : Scientific
Strategi                 : Cooperative Learning
Teknik                  : Example Non Example
Metode                 : Penugasan, Tanya Jawab, Diskusi dan Ceramah


G.    KEGIATAN  PEMBELAJARAN
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Kegiatan
Pendahuluan
Hafalan Matrik Perkalian 1-9.
Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing, dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Pancasila.
Melakukan komunikasi  tentang kehadiran siswa. Guru menyiapkan fisik dan psikhis siswa dalam mengawali kegiatan pembelajaran, yaitu mengajak siswa menyanyikan lagu/yel-yel/tepuk dinamika dengan materi yang relevan dengan pembelajaran hari ini.  Menginformasikan Tema/Sub Tema yang akan dibelajarkan. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Selain melihat alat peraga lainnya, siswa dapat menonton video yang terkait pembelajaran hari ini, mendatangkan narasumber, membaca buku dari perpustakaan sekolah, perpustakaan online/e-book.
    10
    menit
Kegiatan
Inti
Siswa mengamati gambar yang ada di buku siswa tentang
sampah yang dapat dimanfaatkan, kemudian menjawab pertanyaan.
Siswa membuat desain untuk kolase menggunakan kombinasi antara bahan alam dan bahan bekas.
·    Guru memastikan siswa memahami langkah-langkah pemecahan masalah yang terdapat pada buku siswa.

Kolase Pecahanku
Bahan
1 kantong plastik guntingan koran bekas
1 kantong plastik daun kering
1 kantong plastik biji kacang hijau
1 kantong plastik potongan lidi
1 kantong plastik pasir
Kalender bekas/kardus bekas dengan ukuran 15 cm x 30 cm
(Bahan untuk tiap kelompok)

Langkah-langkah
1.   Ambil 3 bahan yang disukai
2.   Ketiga bahan tersebut harus masuk ke dalam satu kantong yang ukurannya sama dengan kantong bahan.
3.   Tentukan perkiraan masing-masing bahan yang kamu ambil dalam bentuk pecahan, nilainya tidak boleh sama satu dengan yang lainnya.
4.   Ketiga bahan yang kamu pilih, jika dijumlahkan akan berjumlah 1 (satu).
5.   Buatlah 3 (tiga) desain yang lain dengan kombinasi pecahan yang berbeda.
6.   Misalnya siswa mengambil 12 daun kering, 14 biji kacang hijau, dan 16 pasir.
Siswa membuat 3 gambar yang berbeda dengan menggunakan gabungan pecahan yang berbeda pada kolom yang disediakan di buku siswa. (Penilaian no. 1)
·    Siswa memilih salah satu dari gambar yang telah dibuat dan dituangkan dalam bentuk karya kolase di kalender bekas atau kardus bekas.
·    Siswa berdiskusi secara berpasangan dan menuliskan contoh sikap peduli lingkungan dan contoh sikap tidak peduli lingkungan.
    150
    menit

Kegiatan
Penutup
Siswa melakukan renungan dengan mengisi daftar periksa tentang kebiasaan terhadap lingkungan sekitar dengan memberikan tanda (). Guru mengarahkan siswa untuk menceritakan pengalaman dalam pembelajaran hari ini. Guru menyampaikan pesan moral untuk memanfaatkan sikap Mencintai Lingkungan dengan bijak.
Tugas: Siswa diminta mendiskusikan dengan orang tua tentang pemanfaatan barang bekas menjadi barang yang dapat digunakan kembali dan menuliskan hasilnya di buku siswa.
Hafalan Matrik Perkalian 1-9. Salam dan doa penutup.
Pengayaan
Siswa membuat kombinasi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan yang melibatkan 4 bilangan pecahan yang menghasilkan 1.

Remedial
Remedial diberikan untuk siswa yang belum mahir dalam mengombinasikan 3 pecahan yang berbeda untuk membentuk 1. Remedial dilakukan menggunakan media pecahan dan siswa dipandu menyelesaikan soal secara bertahap.

    15
    menit


H.    SUMBER DAN  MEDIA
·         Diri anak, Lingkungan keluarga, dan Lingkungan sekolah.
·         Buku Pedoman Guru Tema 3 Kelas 4 dan Buku Siswa Tema 3 Kelas 4.
·         Buku Pengembangan Diri Anak.
·         Sumber Motivasi/Inspirasi Hidup: http://SDNTUNASKARYA.blogspot.com/
           Video/slide/buklet/pamflet/gambar tentang Mencintai Lingkungan
Pasir, biji kacang hijau, potongan lidi, guntingan Koran bekas, daun kering.

I.       PENILAIAN
  1. Prosedur Penilaian
a.      Penilain Proses
Menggunakan format pengamatan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran sejak dari kegiatan awal sampai dengan kegiatan akhir.
b.      Penilaian Hasil Belajar
Menggunakan instrumen penilaian hasil belajar dengan tes tulis dan lisan (terlampir).

  1. Instrumen Penilaian
a.      Penilaian Proses
1)   Penilaian Kinerja.
2)   Penilaian Produk.
b.      Penilaian Hasil Belajar
·       Pilihan ganda.
·       Isian singkat.
·       Esai atau uraian.

Mengetahui
KepalaSekolah,



Lilis Rohayati, S.Pd
NIP. 196412101986032014
Parongpong, 24 Juli 2013
Guru Kelas IV



Taufik Mulyana, S.Pd, M.Pd
NIP.198005132009011004



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KURIKULUM 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) 2013

Satuan Pendidikan      :  SDN TUNAS KARYA
Kelas / Semester          :  1 /1
                     Tema                       :  Kegemaranku (Tema 2)
Sub Tema                :   Gemar Bernyanyi dan Menari (Sub Tema 2 )
Pembelajaran ke       :  2
Alokasi waktu          :  1 Hari

A.    KOMPETENSI INTI
1.      Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2.      Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
3.      Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah.
4.      Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B.     KOMPETENSI DASAR
Bahasa Indonesia
3.1 Mengenal teks deskriptif tentang anggota tubuh dan pancaindra, wujud, dan sifat benda, serta peristiwa siang dan malam dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia
       lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman
4.1 Mengamati dan menirukan teks deskriptif tentang anggota tubuh dan pancaindra, wujud, dan sifat benda, serta peristiwa siang dan malam secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian
       4.5 Membuat teks diagram/label tentang anggota keluarga dan kerabat secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian

Matematika
3.1 Mengenal bilangan asli sampai 99 dengan menggunakan benda-benda yang ada di  sekitar  rumah, sekolah, atau tempat bermain
 4.3 Menyatakan suatu bilangan asli sebagai hasil penjumlahan atau pengurangan dua buah  bilangan asli lainnya dengan berbagai kemungkinan jawaban

PPKn
     4.2 Melaksanakan tata tertib di rumah dan sekolah
     4.3 Mengamati dan menceriterakan kebersamaan dalam keberagaman di rumah dan di sekolah

SBdP
     4.7 Menyanyikan lagu anak-anak dan berlatih memahami isi lagu

C.    INDIKATOR
Bahasa Indonesia
     Mendengarkan teks lagu yang di bacakan dengan tertib
     Menirukan bacaan teks lagu yang didengar
Membaca teks lagu dengan nyaring

Matematika
     Menghitung jumlah kata-kata tertentu pada teks lagu yang dipelajari

PPKn
     Bekerja sama dalam melakukan kegiatan kelompok

SBdP
Menyanyikan sebuah lagu pilihannya

D.    TUJUAN
Bernyanyi dan Menghitung Kata pada Syair Lagu
Tujuan Pembelajaran:
Dengan bimbingan guru, siswa mampu menyanyikan lagu ‘Naik-Naik ke Puncak Gunung’ dengan lancar dan percaya diri.
Dengan mengamati teks lagu, siswa mampu menghitung jumlah kata-kata tertentu pada lagu tersebut dengan tepat.

Membaca dan Menyusun Teks Lagu
Tujuan Pembelajaran:
Dengan menggunakan teks lagu, siswa mampu membaca kalimat-kalimat yang ada pada syair lagu dengan benar.
Setelah membaca, siswa diminta menyusun potongan-potongan syair lagu dengan tepat.
Setelah menyusun potongan-potongan syair lagu, siswa dapat menentukan kata yang hilang dari satu penggalan lagu dengan tepat.

E.     MATERI
Bernyanyi dan Menghitung Kata pada Syair Lagu
Membaca dan Menyusun Teks Lagu

F.     PENDEKATAN & METODE
      Pendekatan           : Scientific
      Strategi                  : Cooperative Learning
      Teknik                   : Example Non Example
Metode                 : Penugasan, Tanya Jawab, Diskusi dan Ceramah

G.    KEGIATAN  PEMBELAJARAN
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Alokasi
Waktu
Kegiatan
Pendahuluan
Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing, dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Pancasila. Guru memberikan salam dan mengajak berdoa. Melakukan komunikasi  tentang kehadiran siswa. Mengajak berdinamika dengan tepuk kompak/dinamika dan lagu yang relevan. Guru menyiapkan fisik dan psikhis anak dalam mengawali kegiatan pembelajaran serta menyapa anak. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
    10
    menit
Kegiatan
Inti
Bernyanyi dan Menghitung Kata pada Syair Lagu
1. Guru mengenalkan lagu anak-anak “Naik Naik ke Puncak
Gunung”.
2. Siswa dan guru menyanyikan lagu tersebut secara bersamasama
dengan penuh semangat.
3. Setelah semua siswa bernyanyi, siswa diminta untuk mencari kata-kata yang sudah ditentukan di buku siswa dan menghitung jumlah kata tersebut dalam teks lagu yang dipelajari.
4. Siswa menuliskan hasil pengamatannya pada tabel yang telah disiapkan dengan benar.
5. Siswa menghitung total kata-kata tersebut dengan teliti.
6. Siswa dan guru membahas hasil penghitungan secara bersama-sama.

Membaca dan Menyusun Teks Lagu
1. Siswa mendengarkan teks lagu anak-anak yang dibacakan guru. (“Naik Puncak Gunung”).
2. Setiap kelompok harus menyusun potongan-potongan kata tersebut menjadi teks lagu yang utuh.
3. Kelompok siswa yang sudah selesai boleh membantu kelompok lain yang membutuhkan.
4. Selanjutnya, siswa diminta melengkapi potongan lagu yang ditulis pada buku siswa.
5. Siswa juga menuliskan kata-kata yang belum dimengerti.
6. Siswa dan guru mendiskusikan kata-kata yang sulit dimengerti siswa pada teks lagu-lagu.
    150
    menit

Kegiatan
Penutup
Siswa melakukan perenungan tentang kegiatan pembelajaran hari ini. Siswa menuliskan hal-hal yang telah mereka pelajari, kesulitan yang mereka alami, serta hal lain apa yang ingin mereka pelajari lebih lanjut. Guru mengajak siswa untuk mendiskusikan perenungan dengan mengajak siswa membacakan jawaban mereka. Siswa  diberikan kesempatan berbicara/bertanya dan menambahkan informasi dari siswa lainnya. Guru menyampaikan pesan moral hari ini dengan bijak.
Salam dan doa penutup.
    15
    menit

H.    SUMBER DAN  MEDIA
·         Diri anak, Lingkungan keluarga, dan Lingkungan sekolah.
·         Buku Pedoman Guru Tema 2 Kelas 1 dan Buku Siswa Tema 2 Kelas 1 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013).
·         Buku Pengembangan Diri Anak.
·         Sumber Motivasi/Inspirasi Hidup: http://SDNTUNASKARYA.blogspot.com/
·         Video/slide/buklet/pamflet/gambar  tentang  Gemar Bernyanyi dan Menari.
                 Keyboard (jika ada), Teks lagu yang ditulis pada kertas karton atau pada papan
tulis, alat musik tradisional setempat.

I.       PENILAIAN
  1. Prosedur Penilaian
a.      Penilain Proses
Menggunakan format pengamatan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran sejak dari kegiatan awal sampai dengan kegiatan akhir.
b.      Penilaian Hasil Belajar
Menggunakan instrumen penilaian hasil belajar dengan tes tulis dan lisan (terlampir).
  1. Instrumen Penilaian
a.      Penilaian Proses
1)   Penilaian Kinerja.
2)   Penilaian Produk.
b.      Penilaian Hasil Belajar
·       Pilihan ganda.
·       Isian singkat.
·       Esai atau uraian.



Mengetahui
KepalaSekolah,



Lilis Rohayati, S.Pd
NIP. 196412101986032014
Parongpong, 24 Juli 2013
Guru Kelas I



Meymey sri Lestarry, S.Pd,
NIP.1981050620090100

Berita yang lain

FOTO MURID